SIMULASI JARINGAN DENGAN PACKET TRACER
A. Latar Belakang
Packet Tracer Sebuah aplikasi keluaran Cisco yang berfungsi sebagai
simulasi/simulator. Aplikasi ini dapat digunakan untuk simulasi dari
desain, konfigurasi hingga troubleshooting. Pengguna dapat secara
langsung mengatur dan mengkonfigurasi jaringan yang akan di desainnya.
Selayaknya pengguna secara nyata seakan akan di depan komputer yang
terhubung ke jaringan. Tampilan yang iteraktif dan kompleks, sehingga
memungkinkan pengguna dapat mengembangkan kemampuan dalam mengatur
jaringan secara interaktip dan menarik, sehingga kita dapat bermain
sambil belajar dari aplikasi ini. Semakin berkembangnya teknologi informasi memungkinkan perkembangan
yang cepat untuk software-software yang beredar di masyarakat. Dan
semakin memudahkan banyak orang dalam mempelajari dunia IT lebih cepat.
Tidak lepas pula perkembangan dunia IT dalam jaringan komputer. Banyak
software yang hadir untuk memudahkan dalam berlajar jaringan komputer
mulai dari basic atau dasar hingga mahir. Anda bisa saja belajar jaringan komputer dengan menggunakan Virtual
Machine atau Microsoft Virtual PC, disitu dengan menggunakan 1 komputer
Anda bisa belajar mengkoneksikan beberapa komputer secara virtual.
Tetapi untuk jumlah yang banyak mungkin bisa merepotkan. Ternyata ada software pengembangan Cisco System yang memungkinkan Anda melakukan simulasi jaringan secara mudah, cepat dan kompleks. Software tersebut adalah Packet Tracer. Pada saat artikel ini dibuat sudah mencapai versi 5.x. Penggunaan software ini bisa untuk pemula, menengah sampai mahir. Karena hanya dengan drag and drop icon (computer, end
devices, router, switch, hubs, wireless devices, connections, wan
emulation) yang diinginkan, Anda bisa melakukan simulasi jaringan dengan
mudah dan cepat. Beberapa penggunaannya hampir sama dengan setting pada sistem operasi
yang biasa Anda gunakan, misalnya untuk setting IP, atau CLI seperti
command prompt Windows tersedia di software ini atau mungkin terminal
Linux juga terdapat pada software simulasi jaringan ini. Sehingga tidak
begitu sulit untuk mengenal dan menggunakan software ini. Bagi seorang mahasiswa software ini sudah terbukti sangat membantu dalam
peningkatan ilmu pengetahuan di bidang jaringan atau sejenisnya karena
dalam praktek matakuliah jaringan komputer andaikan tanpa simulasi saya
harus mengeluarkan banyak biaya, Untuk para pekerja atau masyarakat
umum, software ini pasti sangat berguna pula dalam pekerjaan Anda,
percobaan simulasi bisa Anda gunakan menggunakan software
Packet Tracer ini sebelum melakukan jaringan komputer secara real/nyata.
Sehingga menghindari resiko kesalahan dan menghematwaktu dalam
analisis jaringan komputer. Dalam laporan berikutnya kali ini akan mencoba memperlihatkan bagaimana
kerja software simulasi Packet Tracer beserta gambar untuk mempermudah mahasiswa semua dalam mempraktekannya.
- Mengenali perangkat lunak jaringan berdasarkan fungsinya
- Menggunakan software packet tracer untuk simulasi jaringan sederhana
Terdapat berbagai macam software yang dapat membantu kita dalam menganalisa ataupun mendisain jaringan komputer. Dalam masa 1 semester praktikum jaringan komputer kali ini kita akan menggunakan 3 jenis tools yang bisa membantu kita dalam kegiatan praktikum.
Packet Tracer
Packet tracer adalah sebuah simulator protocol jaringan yang dikembangkan oleh Cisco System. Paket Tracer dapat mensimulasikan berbagai macam protocol yg digunakan pada jaringan baik secara realtime maupun dengan mode simulasi.
D. Langkah Praktikum
Membuat Simulasi Jaringan Pertama (1) :
- Ambil 2 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan 2 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel cross) pada masing-masing port Ethernet.
- Klik PC yang ada di logical workspace, lalu set alamat IP tiap-tiap PC yang berada dalam 1 network (dalam hal ini PC0 192.168.0.1 ; PC1 192.168.0.2)
- Ambil 3 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Ambil 1 buah Hub dari select device box pada bagian Hubs dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan 3 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel Straight) pada masing-masing port Ethernet ke masing-masing port Hub.
- Klik PC yang ada di logical workspace, lalu set alamat IP tiap-tiap PC yang berada dalam 1 network (dalam hal ini PC0 192.168.0.1 ; PC1 192.168.0.2 ; PC2 192.168.0.3).
Membuat Simulasi Jaringan Ketiga (3) :
- Ambil 3 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Ambil 1 buah Switch dari select device box pada bagian Switches dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan 3 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel Straight) pada masing-masing port Ethernet ke masing-masing FastEthernet Switch.
- Klik PC yang ada di logical workspace, lalu set alamat IP tiap-tiap PC yang berada dalam 1 network (dalam hal ini PC0 192.168.0.1 ; PC1 192.168.0.2 ; PC2 192.168.0.3).
Membuat Simulasi Jaringan Keempat (4) :
- Ambil 6 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Ambil 1 buah Hub dari select device box pada bagian Hubs dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Ambil 1 buah Switch dari select device box pada bagian Switches dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan Hub dan Switch dengan kabel yang sesuai (kabel Cross) ke Switch.
PC0 : 192.168.0.1
PC1 : 192.168.0.2
PC2 : 192.168.0.3
PC3 : 192.168.0.4
PC4 : 192.168.0.5
PC5 : 192.168.0.6
Membuat Simulasi Jaringan Kelima (5) :
- Ambil 12 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Ambil 5 buah Switch dari select device box pada bagian Switches dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan 12 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel Straight) ke masing-masing Switch.
- Hubungkan masing-masing Switch dengan kabel yang sesuai (kabel Cross).
-
Klik PC
yang ada di logical workspace, lalu
set alamat IP tiap-tiap PC yang berada dalam 1 network.
PC0 : 192.168.0.1
PC1 : 192.168.0.2
PC2 : 192.168.0.3
PC3 : 192.168.0.4
PC4 : 192.168.0.5
PC5 : 192.168.0.6
PC6 : 192.168.0.7
PC7 : 192.168.0.8
PC8 : 192.168.0.9
PC9 :
192.168.0.10
PC10 :
192.168.0.11
PC11: 192.168.0.12
Membuat Simulasi Jaringan Keenam (6) :
- Ambil 12 buah PC dari select device box pada bagian end devices dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
- Lalu ganti nama masing-masing PC menjadi : PC11, PC21, PC31, PC12, PC22, PC32, PC13, PC23, PC33, PC14, PC24, PC34. Caranya klik PC, lalu Klik Config, lalu isi nama di Display Name.
- Ambil 5 buah Switch dari select device box pada bagian Switches dengan cara di drop(ditarik) lalu tempatkan ke logical workspace seperti terlihat pada gambar dibawah ini
- Hubungkan 12 PC tadi dengan kabel yang sesuai (kabel Straight) ke masing-masing Switch.
- Hubungkan masing-masing Switch dengan kabel yang sesuai (kabel Cross).
-
Klik PC
yang ada di logical workspace, lalu
set alamat IP tiap-tiap PC dengan ketentuan sebagai berikut :
PC11: 192.168.1.1
PC21: 192.168.2.1
PC31: 192.168.3.1
PC12: 192.168.1.2
PC22: 192.168.2.2
PC32: 192.168.3.2
PC13: 192.168.1.3
PC23: 192.168.2.3
PC33: 192.168.3.3
PC14: 192.168.1.4
PC24: 192.168.2.4
E. Hasil
Untuk mengecek apakah simulasi jaringan yang tadi sudah kita buat
berjalan dengan baik atau tidak dapat dilakukang dengan cara mengirimkan paket ICMP. Ikuti langkah-langkah berikut :
- Klik Gambar Pesan yang berada disisi kanan aplikasi Packet Tracer, lalu klik PC yang ingin mengirim pesan tersebut. Setelah itu klik PC tujuan dikirimkannya pesan tersebut.
- Lalu klik Simulation dibelakang Realtime. Lalu klik Edit Filters, hapus tanda centang pada Show All/None, lalu centang ICMP.
- Lalu lihat disisi kanan bawah aplikai Packet Tracer. Apabila di kotak tersebut tertera status Successful, berarti simulasi jaringan yang tadi dibuat berjalan dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar